3 Cara Mengatasi Gigi Sensitif Secara Alami
- Rasa ngilu yang terjadi setelah mengonsumsi makanan yang manis, panas, atau dingin bisa menjadi tanda gigi sensitif. Ketika Anda mengalami gigi sensitif, maka...
Kumpulan artikel dan informasi terbaru Politeknik Kaltara yang disajikan lebih rapi, nyaman dibaca, dan mudah dijelajahi.
- Rasa ngilu yang terjadi setelah mengonsumsi makanan yang manis, panas, atau dingin bisa menjadi tanda gigi sensitif. Ketika Anda mengalami gigi sensitif, maka...
- Rasa ngilu yang terjadi setelah mengonsumsi makanan yang manis, panas, atau dingin bisa menjadi tanda gigi sensitif. Ketika Anda mengalami gigi sensitif, maka kegiatan yang semula Anda sukai, seperti makan contohnya, tidak akan menyenangkan lagi. Menurut Mayo Clinic, ada beberapa penyebab gigi sensitif yang mungkin Anda rasakan, namun penyebab utamanya adalah karena rusaknya lapisan gigi terluar yang disebut dengan enamel. Ketika lapisan terluar ini rusak, maka bagian di bawahnya akan terbuka atau bahkan membuat akar gigi terlihat sehingga membuat sensitivitas gigi meningkat.Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi gigi sensitif adalah mengunjungi dokter gigi. Tetapi, ada juga beberapa cara mengatasi gigi sensitif secara alami yang bisa Anda coba di rumah berikut ini.
1. Minyak kelapa atau minyak wijen
Salah satu cara untuk mengatasi gigi sensitif adalah dengan berkumur menggunakan minyak kelapa atau minyak wijen. Melansir Medical News Today, cara ini sudah digunakan sejak lama di India sebagai salah satu pengobatan tradisional. Cara ini juga sudah diteliti oleh beberapa ahli dan salah satunya adalah penelitian dari India di dalam Indian Journal of Dental Research pada tahun 2009. Penelitian ini melibatkan 20 laki-laki dewasa yang mengalami gingivitis, atau radang gusi, akibat plak yang juga menjadi penyebab gigi sensitif.
10 partisipan di dalam penelitian tersebut kemudian diminta untuk berkumur menggunakan cara ini dan 10 lainnya menggunakan obat kumur. Hasilnya, 10 orang yang berkumur menggunakan minyak kelapa atau minyak wijen menunjukkan pengurangan indeks plak serta gejala gingivitis atau radang gusi yang dialami. Selain bermanfaat untuk gigi sensitif, cara ini cukup mudah untuk dilakukan karena Anda hanya perlu berkumur menggunakan minyak kelapa atau minyak wijen dalam beberapa menit.
2. Bawang putih
Bawang putih sudah dipercaya sebagai salah satu obat tradisional untuk berbagai penyakit, termasuk sakit gigi. Menurut penelitian yang dimuat dalam Journal of Medicinal Food pada tahun 2011, mengunyah bawang bisa memproduksi senyawa yang dinamakan allicin. Senyawa ini bisa membunuh bakteri-bakteri jahat di dalam mulut yang mengakibatkan penyakit gigi, termasuk bakteri Streptococcus mutans. Melansir Medical News Today, penumpukan bakteri S. mutans pada gigi dan gusi akan membuat kerusakan gigi yang juga akan memperparah sensitivitas gigi. Dengan membunuh bakteri ini, maka gigi sensitif tidak akan bertambah parah.
3. Air garam
Berkumur dengan menggunakan air garam juga bisa membunuh bakteri jahat di dalam mulut dan akan meningkatkan kesehatan mulut. Melansir Healthline, garam sendiri merupakan antiseptik yang paling efektif dan berguna untuk mengurangi peradangan. Penelitian dari India yang terbit dalam Journal of Indian Society of Pedodontics and Preventive Dentistry juga menemukan bahwa berkumur dengan menggunakan air garam bisa mengurangi plak gigi. Cara mengatasi gigi sensitif secara alami yang satu ini juga cukup mudah. Anda hanya perlu berkumur menggunakan campuran setengah sendok teh garam dengan 250 ml air setiap dua kali sehari untuk mengurangi gejala gigi sensitif. (Kompas/haerul)
Fungsi otak sangatlah penting, tetapi ada banyak jenis penyakit yang dapat mengganggu perannya. Mengutip Cleveland Clinic, semua emosi, sensasi, aspirasi, dan...
Fungsi otak sangatlah penting, tetapi ada banyak jenis penyakit yang dapat mengganggu perannya.
Mengutip Cleveland Clinic, semua emosi, sensasi, aspirasi, dan segala sesuatu yang membuat Anda unik sebagai individu berasal dari otak.
Fungsi otak sebagai sistem saraf pusat, bekerja melakukan hal berikut:
>Menerima, memproses, dan menafsirkan informasi sensorik dari penglihatan, penciuman, suara, sentuhan, dan rasa sakit dan suhu dari seluruh tubuh Anda serta input otonom (tidak disengaja) dari organ Anda lainnya.
>Membentuk pemikiran dan mengambil keputusan
>Menyimpan ingatan dan emosi
>Mengontrol gerakan,keseimbangan, dan koordinasi tubuh
>Memberikan persepsi berbagai sensasi termasuk rasa sakit
>Mengatur tekanan darah,pernapasan,detik jantung,idurdan kontrol suhu tubuh
>Mengatur fungsi organ lainnya
>Mengatur kemampuan bicaara dan bahasa
>Melepas hormon sebagai respons dari kondisi sekitar tubuh Anda.
Fungsi otak tersebut akan terganggu, ketika Anda memiliki beberapa jenis penyakit berikut
>Infeksi
>Cedera
>Kejang
>Tumor
>Serebrovaskular
>Neurodegenerati
>Autoimun
1. Infeksi
Mengutip Cleveland Clinic, jenis penyakit otak karena infeksi terjadi ketika berbagai jenis kuman menyerang otak Anda atau lapisan pelindungnya. Mengutip Verywell Health, infeksi otak mengacu pada infeksi yang disebabkan oleh virus, bakteri, jamur, atau parasit yang memengaruhi otak, sumsum tulang belakang, atau daerah sekitarnya. Jenis penyakit otak karena infeksi sifatnya serius dan dapat mengancam jiwa. Gejala penyakit infeksi otak akan tergantung pada area otak yang telah terinfeksi serta tingkat keparahan infeksi.
Gejala untuk setiap jenis infeksi otak sebagai berikut:
>Meningitis: demam mendadak, sakit kepala parah, leher kaku, fotofobia, dan mual muntah
>Ensefalitis: sakit kepala, perubahan perilaku, halusinasi, perubahan tingkat kesadaran
>Mielitis: kelemahan pada lengan dan kaki, nyeri tembak, mati rasa dan kesemutan, disfungsi usus dan kandung kemih
>Abses: demam tinggi, sakit kepala hebat, perubahan perilaku, dan mual muntah.
2. Cedera otak
Mengutip Cleveland Clinic, jenis penyakit otak karena trauma Mengutip Healthline, gejala penyakit cedera otak bisa muncul segera setelah peristiwa traumatis atau beberapa jam hingga hari kemudian. Gejala penyakit otak karena cedera ini tergantung pada jenis dan tingkat keparahan cedera.
>Secara umum, gejala cedera otak bisa meliputi:
>Sakit kepala
>Mual atau muntah
>Merasa kebingungan atau disorientasi
>Pusing Merasa lelah atau mengantuk
>Kesulitan berbicara
Tidur lebih atau kurang dari biasanya
Pelebaran salah satu atau kedua pupil
Kejang
Masalah sensorik, seperti penglihatan kabur atau telinga berdenging
Kesulitan mengingat hal-hal atau kesulitan berkonsentrasi
Perubahan suasana hati yang ekstrem atau perilaku yang tidak biasa.
Mengutip WebMD, penyakit otak yang disebabkan oleh cedera ini, contohnya:
>Gegar otak
>Cedera otak traumatis
3. Tumor
Mengutip Cleveland Clinic, penyakit tumor otak dapat terbentuk langsung di jaringan organnya dan bisa juga di bagian tubuh lainnya, seperti paru-paru, payudara, dan usus besar.
Tumor otak yang terbentuk di jaringan organ otak langsung bisa bersifat jinak, jika tumbuh perlahan dan tidak menyerang jaringan otak di sekitarnya.
Mengutip Healthline, gejala tumor otak tergantung pada ukuran, lokasi, dan jenisnya.
Namun, gejala umum tumor otak bisa meliputi:
>Sakit kepala Mual atau muntah
>Hilangnya koordinasi motorik, seperti kesulitan berjalan
>Mudah mengantuk
>Perasaan lemah
>Perubahan nafsu makan
>Kejang Ada masalah dengan penglihatan, pendengaran, atau ucapan Anda
>Kesulitan berkonsentrasi
>Perubahan suasana hati yang ekstrem atau perubahan perilaku.
Mengutip WebMD, penyakit otak yang terjadi karena adanya tumor bisa meliputi:
>Tumor otak
>Glioblastoma
>Hidrosefalus
>Pseudotumor cerebri
4. Serebrovaskular
Mengutip Healthline, penyakit serebrovaskular adalah sekelompok kondisi penyakit yang meengaruhi aliran darah melalui otak. Perubahan aliran darah ini terkadang dapat mengganggu fungsi otak baik secara sementara atau permanen. Ketika aliran darah berubah tiba-tiba, itu disebut sebagai kecelakaan serebrovaskular (CVA).
Gejala umum penyakit otak ini bisa meliputi:
>Sakit kepala parah
>Kehilangan penglihatan
>Kesulitan berbicara
>Ketidakmampuan untuk bergerak atau merasakan bagian tubuh
>Wajah terkulai
>Koma
Jenis penyakit otak karena serebrovaskular, contohnya:
>Stroke
>Serangan iskemik transien (TIA)
>Aneurisma
>Demensia vaskular
>Perdarahan subarachnoid atau subarachnoid hemorrhage (SAH).
5. Neurodegeneratif
Mengutip Cleveland Clinic, jenis penyakit otak karena neurodegeneratif sering kali disebabkan oleh akumulasi protein abnormal di otak Anda.
Mengutip Healthline, jenis penyakit otak ini menyebabkan kerusakan jaringan saraf yang gejalanya memburuk seiring berjalannya waktu.
Gejala penyakit otak neurodegeneratif secara umum meliputi:
>Kehilangan ingatan atau kelupaan
>Perubahan suasana hati, kepribadian, atau perilaku
>Melemahnya koordinasi motorik, seperti kesulitan berjalan atau tetap seimbang
>Kesulitan berbicara, seperti slurring atau ragu-ragu berbicara
6. Autoimun
Mengutip Cleveland Clinic, jenis penyakit otak karena autoimun terjadi ketika pertahanan tubuh Anda menyerang bagian dari otak Anda. Sistem imun salah mengira sel otak itu sebagai zat asing yang akan menyerbu. Gejala umum penyakit otak autoimun yang menyerang sistem saraf bisa meliputi:
>Pusing
>Sakit kepala
>Kecemasan dan depresi
>Linglung dan sulit berpikir
>Penglihatan kabur
>Insomnia
>Masalah memori
>Migrain
>Pusing
>Mati rasa dan kesemutan.
Mengutip WebMD, contoh penyakit otak jenis ini yang umum terjadi adalah:
>Multiplesclerosis
>Vaskulitis (Kompas/haerul)
- Curcuma zanthorrhiza atau yang dikenal sebagai temulawak telah dimanfaatkan secara luas di Indonesia sebagai tanaman obat dan nutrisi sejak dahulu kala. Rimpang...
- Curcuma zanthorrhiza atau yang dikenal sebagai temulawak telah dimanfaatkan secara luas di Indonesia sebagai tanaman obat dan nutrisi sejak dahulu kala.
Rimpang tanaman ini merupakan bahan penting dalam jamu dan obat tradisional lainnya untuk mengobati beberapa penyakit seperti gangguan lambung, penyakit liver, sembelit, radang sendi, demam pada anak, wasir, keputihan, hingga rematik. Sampai saat ini, lebih dari 40 senyawa aktif, termasuk terpenoid, kurkuminoid, dan senyawa fenolik lainnya sudah diidentifikasi ada di dalam temulawak. Beberapa uji farmakologi juga melaporkan bahwa temulawak memiliki sifat antioksidan, antimikroba, antiinflamasi, antidiabetes, antitumor, dan antikanker yang secara signifikan dapat melawan sel-sel kanker di dalam tubuh.
Temulawak mengandung antioksidan Seperti yang kita ketahui, antioksidan dapat membantu mencegah maupun melawan pertumbuhan sel-sel kanker. Menurut penelitian berjudul Free Radicals, Antioxidants, and Nutrition yang diterbitkan dalam jurnal Nutrition tahun 2002, metabolisme aerobik dalam tubuh manusia dapat menghasilkan radikal bebas dan spesies reaktif lainnya. Reaksi radikal bebas inilah yang kemudian menyebabkan penyakit degeneratif yang berbahaya termasuk gangguan mata degeneratif, pikun, asma, diabetes, aterosklerosis, kanker, dan penyakit radang sendi. Dengan adanya senyawa antioksidan, tubuh kita mendapatkan aksi sinergis dalam membasmi radikal bebas dengan cara menghambat reaksi oksidasi. Beberapa penelitian melaporkan potensi aktivitas antioksidan alami dari ekstrak temulawak dapat mencegah penyakit-penyakit berbahaya tersebut, salah satunya kanker.
Sifat antikanker dan antitumor pada temulawak Menurut sebuah uji pertama dari beberapa senyawa (atlantone, curcumene, ar-turmerone, dan xanthorrhizol) dari ekstrak rimpang temulawak, ditemukan bahwa ketiga senyawa menunjukkan aktivitas antitumor yang signifikan.
Potensi antimetastatik dan antitumor temulawak selanjutnya dinilai secara in vivo dengan menggunakan spesimen metastasis paru tikus dan uji perkembangan sel tumor. Hasilnya, temulawak dapat menekan induksi bintik-bintik tumor di jaringan paru-paru dan perkembangan massa tumor intra-abdominal. Penelitian tersebut semakin diperkuat oleh analisis molekuler yang menunjukkan bahwa temulawak dapat menghambat ekspresi COX-2, kinase teregulasi sinyal ekstraseluler terfosforilasi (ERK), dan matriks metaloproteinase-9 (MMP-9) pada tikus metastasis. Penilaian lebih lanjut dari senyawa temulawak terhadap proliferasi sel kanker dilakukan dalam kombinasi dengan kurkumin pada sel kanker payudara manusia. Penilaian itu juga membuktikan bahwa pengaplikasian xanthorrhizol maupun kurkumin dapat menghambat pertumbuhan sinergis pada sel kanker payudara melalui aktivasi apoptosis. Beberapa studi sebelumnya pun menunjukkan bahwa xanthorrhizol mampu mengaktifkan apoptosis melalui induksi jalur mitokondria pada kanker serviks dan kanker liver atau hati. Dalam kasus sel kanker serviks, xanthorrhizol meningkatkan produksi protein p53 dan Bax yang mungkin mengaktifkan kembali sensitivitas sel kanker serviks terhadap rangsangan apoptosis.
Beberapa studi sebelumnya pun menunjukkan bahwa xanthorrhizol mampu mengaktifkan apoptosis melalui induksi jalur mitokondria pada kanker serviks dan kanker liver atau hati. Dalam kasus sel kanker serviks, xanthorrhizol meningkatkan produksi protein p53 dan Bax yang mungkin mengaktifkan kembali sensitivitas sel kanker serviks terhadap rangsangan apoptosis. Namun, hasil ini berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh Isti Handayani dalam jurnal Anticancer Research pada tahun 2007, di mana upregulasi p53 tidak memengaruhi ekspresi Bax, tetapi menurunkan tingkat Bcl-2 dalam sel kanker liver dan kanker payudara. Tetapi, dari semua temuan itu, temulawak kemungkinan besar memiliki aktivitas induksi apoptosis yang mampu menghambat pergerakan sel-sel kanker, terutama sel kanker payudara. (Kompas/haerul)
Anda pasti pernah mendegar tentang istilah metabolisme. Yah, tubuh kita melakukan metabolisme agar bisa berfungsi dan menghasilkan tenaga. Namun, apa itu...
Anda pasti pernah mendegar tentang istilah metabolisme. Yah, tubuh kita melakukan metabolisme agar bisa berfungsi dan menghasilkan tenaga. Namun, apa itu metabolisme?
Metabolisme adalah segudang proses yang mengatur fungsi kimia dan metabolisme dari suhu tubuh hingga pergantian sel, pencernaan, sirkulasi darah, regulasi hormon, dan pernapasan.
Metabolisme juga merupakan cara utama untuk mengubah apa yang kita makan dan minum menjadi kalori dan bahan bakar energi untuk menopang kehidupan. Saat metabolisme tubuh melambat, maka seluruh sistem di tubuh akan tergangu. Banyak faktor yang mempengaruhi laju metabolisme, termasuk gangguan endokrin atau metabolisme, massa otot, usia, jenis kelamin, genetika, dan tingkat aktivitas fisik.
Makanan memperlambat metabolisme Seperti yang disebutkan sebelumya, ada banyak hal yang bisa mempengaruhu laju metabolisme tubuh. Namun, satu hal yang sangat berpengaruh pada metabolisme kita adalah pola makan.
Yah, ada beberapa jenis makanan yang bisa merusak metabolisme, berikut jenis makanan tersebut:
1. Daging tinggi lemak
Sering mengonsumsi daging tinggi lemak bisa meningkatkan kadar trigliserida tubuh dan meningkatkan kolestrol LDL yang dikenal dengan kolestrol jahat.Dua hal tersebut bisa meningkatkan risiko sindrom metabolik. Daripada mengonsumsi daging tinggi lemak, Anda bisa mengganti asupan protein Anda dengan susu rendah lemak, makanan laut, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
2. PermenSelain merusak gigi, kandungan gula yang tinggi pada permen juga bisa menyebabkan sindrom metabolik. Konsumsi gula tambahan di atas 50 gram per hari akan semakin menginaktkan risiko Anda mengalami kardiometabolik. Sindrom kardiometabolik ditandai dengan sekelompok kelainan metabolik, seperti peningkatan glukosa darah puasa, obesitas perut, trigliserida, dan tekanan darah, serta penurunan kolesterol HDL. Hal ini bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular.
3. Makanan yang diproses tinggi
Mengonsumsi makanan yang diproses tinggi akan meningkatkan resistensi insulin, yang tentunya juga meningkatkan risiko sindrom metabolik. Contoh makanan yang diproses tinggi antara lain keripik, kentang goreng, pai apel, pizza, dan sejenisnya.
4. Alkohol
Alkohol memberikan tekanan yang sangat besar pada hati untuk dimetabolisme, mendetoksifikasi, dan menghilangkan cairan ini dari tubuh. Selain itu, memengaruhi beberapa komponen proses metabolisme, alkhool juga meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, gangguan tidur, dan kanker tertentu. (Kompas/haerul)
- Kita bisa mendapatkan beragam manfaat dari minyak zaitun atau olive oil apabila rutin mengonsumsinya. Ya, minyak yang diambil dari buah zaitun itu sudah lama...
- Kita bisa mendapatkan beragam manfaat dari minyak zaitun atau olive oil apabila rutin mengonsumsinya. Ya, minyak yang diambil dari buah zaitun itu sudah lama dikenal karena khasiatnya untuk kesehatan tubuh. Pasalnya minyak zaitun menawarkan kandungan lemak tak jenuh tunggal, vitamin E, vitamin K, termasuk antioksidan.
Baca juga: Konsumsi Minyak Zaitun Bikin Konsumsi Minyak Zaitun Bikin Kehidupan Seksual Lebih Baik, Mengapa?
Tidak mengherankan jika orang-orang yang ingin menjalankan gaya hidup sehat memasukkan pola zaitun ke dalam pola makannya. Tak sedikit pula yang memilih melakoni diet Mediterania karena pola makan ini menjadikan minyak zaitun sebagai konsumsi harian.
Manfaat minyak zaitun untuk kesehatan Nah, ada sejumlah manfaat yang bisa dirasakan jika minyak zaitun rutin dikonsumsi. Mau tahu?
1. Mengurangi peradangan Peradangan sebenarnya lumrah terjadi karena proses ini melindungi tubuh dari infeksi bakteri maupun virus yang menyerang. Namun, peradangan bisa menyebabkan gangguan autoimun karena perlindungan tubuh malah menyerang dirinya sendiri. Untungnya masalah kesehatan tersebut bisa diobati dengan mengonsumsi minyak zaitun. Manfaat minyak zaitun untuk mengurangi peradangan pernah dibuktikan dalam jurnal Endocrine, Metabolic & Immune Disorders – Drug Targets.
Studi mengatakan, konsumsi minyak zaitun -terlebih extra virgin olive oil- mengurangi biomarker inflamasi yang berkaitan dengan aterosklerosis. Aterosklerosis adalah pengerasan dan penyempitan arteri yang disebabkan oleh plak kolesterol yang melapisi arteri dari waktu ke waktu. Hal tersebut tidak boleh dibiarkan karena aliran darah pada arteri menjadi tersumbat. Di samping studi yang sudah disebutkan, studi yang dipublikasikan di jurnal Nature juga menemukan manfaatlain dari minyak zaitun. Disebutkan bahwa extra virgin olive oil punya sifat antiinflamasi yang punya kemiripan dengan ibuprofen karena kandungan oleocanthal-nya.
2. Menurunkan tekanan darah Tekanan darah tinggi ada baiknya tidak diremehkan karena masalah kesehatan ini bisa meningkatkan risiko terkena serangan jantung dan stroke. Untuk mencegah kemungkinan tersebut, kita disarankan menambahkan minyak zaitun ketika makan. Manfaat minyak zaitun untuk menurunkan tekanan darah pernah diteliti dalam studi tahun 2020 yang diunggah dalam jurnal Nutrients. Peneliti menyampaikan bahwa konsumsi extra virgin olive oil secara signifikan mengurangi tekanan darah perifer dan sistolik central.
3. Mengurangi kecemasan Menambahkan minyak zaitun ke dalam makanan bisa dipertimbangkan untuk orang-orang yang mengalami kecemasan. Pasalnya studi mendapati manfaat mengonsumsi minyak zaitun yang secara signifikan dapat mengurangi kecemasan dan depresi. Temuan terungkap dalam studi tahun 2021 yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Nutrition. Melalui studi itu, peneliti menjaring sekelompok orang dewasa yang mengalami obesitas parah.
4. Mengurangi risiko penyakit kardiovaskular Penyakit kardiovaskular memang dikhawatirkan banyak orang, baik tua maupun muda, karena gangguan kesehatan ini bisa mengancam nyawa. Untungnya risiko tersebut bisa dikurangi dengan mengonsumsi minyak zaitun. Studi tahun 2020 yang diterbitkan dalam jurnal Circulation mengatakan, minyak zaitun bisa dikonsumsi lebih dari setengah sendok makan setiap hari. Takaran tersebut dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner sebesar 21 persen dan risiko penyakit jantung jenis apa pun sebesar 15 persen. Di sisi lain, studi 2011 yang diterbitkan dalam jurnal Neurology mendapati temuan yang tidak kalah menariknya. Disebutkan, orang-orang yang mengonsumsi minyak zaitun punya risiko terkena stroke 41 persen lebih rendah.
5. Meningkatkan fungsi kognitif Menambahkan minyak zaitun dalam makanan dapart menjaga ketajaman otak seiring pertambahan usia. Baca juga: Begini Jadinya jika Minyak Zaitun dan Putih Telur Dipulas ke Rambut Manfaat tersebut pernah dibuktikan dalam studi yang dipublikasikan di JAMA Internal Medicine yang menjaring orang dewasa sehat dengan rata-rata usia 66,9 tahun sebagai responden. Studi mendapati bahwa mengonsumsi makanan Mediterania dengan extra virgin olive oil lebih mungkin menunjukkan peningkatan fungsi kognitif. (Kompas/haerul)
Manfaat oatmeal Seperti yang sudah disebutkan bahwa oatmeal termasuk makanan sehat yang kaya akan manfaat. Akan tetapi manfaat apa saja yang bisa kita rasakan...
Manfaat oatmeal Seperti yang sudah disebutkan bahwa oatmeal termasuk makanan sehat yang kaya akan manfaat. Akan tetapi manfaat apa saja yang bisa kita rasakan apabila rutin mengonsumsi oatmeal?
1. Menurunkan kolesterol jahat
Low-density lipoprotein (LDL) yang sering disebut kolesterol jahat bisa menyebabkan penyakit jantung apabila menumpuk. Untungnya risiko tersebut bisa dicegah dengan memakan oatmeal yang kaya akan serat larut, seperti beta glukan. Satu porsi oeatmeal setidaknya mengandung 1-2 gram beta glukan yang punya manfaat untuk menurunkan kolesterol jahat. Supaya manfaatnya terasa, kita disasarankan mengonsumsi tiga gram beta glukan setiap hari ketika kolesterol tinggi.
2. Mengatasi resistensi insulin
Resistensi insulin adalah masalah pada pankreas yang tetap menghasilkan insulin namun sel-sel di dalam tubuh tidak bisa menyerap glukosa dengan baik. Pada gilirannya terjadi penumpukan glukosa dan menyebabkan glukosa dalam tubuh melonjak di atas normal. Oatmeal adalah makanan sehat yang bisa mengatasi resistensi insulin dan kadar gula darah yang tidak terkendali. Satu porsi rolled oatmal dapat memberikan 1-2 dua gram beta gluken dan empat gram serat.
3. Menyehatkan usus
Ketika makan sesuatu, kita tidak hanya memberi makan untuk diri sendiri tapi juga untuk bakteri yang hidup di saluran pencernaan. Karena alasan itu penting bagi kita untuk menjaga keseimbangan bakteri di dalam usus. Nah, oatmeal dapat menjawab kebutuhan tersebut supaya jumlah bakteri baik di dalam usus tidak kalah dengan bakteri berbahaya. Oartmeal adalah makanan kaya serat yang ketika didinginkan mengandung pati resisten. Meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan, pati resisten disebut dapat membantu mempromosikan mikrobioma usus yang lebih beragam dan sehat.
4. Mengatasi gejala sindrom iritasi usus
-Rutin mengonsumsi oatmeal dapat membantu usus bergerak secara lebih baik
-Pasalnya serat tidak larut yang terkandung dalam oatmeal bermanfaat untuk tinja.
-Orang-orang yang menderita IBS-C juga disarankan makan oatmeal keteraturan buang air besar.
5. Mendukung fungsi otak
Oatmeal menjadi salah satu makanan sehat yang kaya vitamin E.Vitamin ini berfungsi sebagai antioksidan yang mendukung kesehatan otak dengan melindungi organ ini dari stres oksidatif.Di sisi lain oatmeal dengan kandeungan magnezium, zinc, dan fosfor penting untuk kesheatan otak dan membantu mengurangi gejala depresi.Oatmeal adalah karbohidrat yang lambat terbakar yang berarti butuh beberapa saat untuk mencerna dan menyerapnya. Makanan dalam kategori ini tersebut sumber energi yang baik untuk otak.(Kompas/haerul)