info@poltekkaltara.ac.id +628125406278 Jl. P. Lumpuran, Kampung 1 Skip, Tarakan Tengah, Kota Tarakan, Kalimantan Utara
Informasi Publik

Berita

Kumpulan artikel dan informasi terbaru Politeknik Kaltara yang disajikan lebih rapi, nyaman dibaca, dan mudah dijelajahi.

10 Manfaat Daun Sirih Merah, Menjaga Kesehatan Rongga Mulut hingga Pencernaan
04 Sep 2023 IT Poltek

Daun sirih merah merupakan salah satu tanaman sudah lama dikenal berkhasiat untuk membantu menyembuhkan berbagai penyakit. Sesuai namanya, sirih ini memiliki daun berwarna merah keperakan dan mengkilap saat terkena cahaya.
Meski rasanya pahit, daun sirih merah memberikan banyak manfaat kesehatan untuk manusia. Yuk, ketahui apa saja manfaat dari tanaman ini.

Manfaat Daun Sirih Merah
Daun sirih merah dapat mengobati berbagai penyakit dalam seperti diabetes melitus hingga kulit dan rongga mulut. Simak penjelasannya berikut ini.

1. Membantu Mengobati Diabetes Melitus
Mengutip repository Poltekkes, daun sirih merah mengandung flavonoid yang dapat membantu proses sekresi atau produksi insulin dalam pankreas. Flavonoid yang terdapat dalam sirih merah membantu penyerapan gula dalam darah, terutama untuk Diabetes Mellitus Tipe 1.

Selain itu, kandungan flavonoidnya juga bisa meningkatkan sensitivitas insulin. Apabila sensitivitas insulin meningkat, maka akan membantu penderita diabetes tipe 2 yang mengalami resistensi insulin.

2. Membantu Mengatasi Biang Keringat
Daun sirih merah bisa digunakan untuk mengatasi biang keringat akibat histamin yang terkumpul dalam kulit. Caranya, rebus daun sirih merah bersama kunyit dan sambiloto. Setelah dingin jadikan air rebusan untuk mengompres kulit yang mengalami inflamasi.

3. Membantu Mengurangi Gejala Keputihan
Pada sebuah penelitian, ekstrak etanol daun sirih merah bisa mengurangi gejala keputihan fisiologis. Salah satu penyebab dari kondisi ini adalah bakteri Staphylococcus aureus.

4. Membantu Menjaga Kesehatan Rongga Mulut dan Gigi
Mengutip website Desa Dengok Kabupaten Gunungkidul, kandungan minyak atsiri, flavonoid, alkaloid dan senyawa fenolik di daun sirih merah dipercaya bisa menghilangkan karies gigi. Sifat yang dimiliki minyak atsiri juga mampu mengurangi peradangan gusi yang disebabkan oleh bakteri dalam karang gigi.

5. Membantu Menjaga Kesehatan Saluran Pencernaan
Sirih merah sangatlah efektif dalam mengurangi nyeri lambung, meredakan gejala GERD dan melindungi usus dari racun dan radikal bebas berbahaya. Selain itu, daun sirih bisa menormalkan kembali pH lambung untuk meredakan maag, refluks asam lambung dan sakit karena perut kembung.

6. Membantu Mengatasi Jerawat
Sirih merah juga bisa mengatasi jerawat. Saat jerawat, kondisi kulit menghasilkan kelenjar minyak berlebih yang kemudian bercampur dengan polutan. Cara menggunakan daun sirih merah untuk atasi jerawat yaitu giling 10 lembar daun sirih merah, tapi jangan sampai halus. Kemudian seduh dengan air panas. Tunggu sampai dingin dan oleskan pada wajah yang berjerawat.

7. Menghaluskan Kulit
Menurut buku Khasiat Jitu Daun Kelor dan Sirih Merah Tumpas Penyakit, daun sirih merah bisa menjadi ramuan untuk menghaluskan kulit secara sederhana. Caranya,Iris dan rebus 5 lembar daun sirih merah, 7 lembar daun murbei, 3 jari temu giring, 30 gr ginseng talinum, 1 buah mengkudu dan wortel dua jari.

Setelah dingin, tambahkan 200 gram tepung ketan, 3 tetes minyak esensial, perasan jeruk nipis dan 2 sendok teh minyak zaitun dan madu. Campur dan blender semua bahan tersebut. Lulur siap digunakan.

8. Membantu Mengobati Penyakit Prostat
Manfaat lainnya dari daun sirih merah adalah mengobati penyakit prostat. Mengutip laman STIKES Sehati Medan, tumbuhan herbal ini memiliki kandungan antioksidan tanin dan saponin serta hydroxychavicol; yang diyakini bisa memperbaiki sel-sel kelenjar di prostat.

Meski begitu, ada baiknya untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu ke dokter sebelum menggunakan daun sirih merah sebagai pengobatan alternatif untuk radang prostat/

9. Membantu Mengobati Batuk
Daun sirih merah juga memiliki manfaat untuk mengobati batuk. Cara membuat ramuannya yaitu rebus lima lembar daun sirih merah, dua daun bidara. Saring air rebusan, tambahkan madu secukupnya.
Itulah sejumlah manfaat dari daun sirih merah untuk kesehatan. Semoga informasi ini membantumu ya.(osv/dkthlt)


Pra PKKMB 2023  Politeknik Kaltara on go...
04 Sep 2023

Pra PKKMB 2023 Politeknik Kaltara on go...

4 September 2023, Bertempat di Aula Politeknik Kaltara tengah diadakan Giat Pra PKKMB 2023, kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk mempersiap calon Mahasiswa/i...

Pra PKKMB 2023  Politeknik Kaltara on go...
04 Sep 2023 IT Poltek

4 September 2023, Bertempat di Aula Politeknik Kaltara tengah diadakan Giat Pra PKKMB 2023, kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk mempersiap calon Mahasiswa/i Politeknik Kaltara dalam pembukaan PKKMB 2023 yang akan dilaksanakan pada hari Selasa, 5 September 2023/. Kegiatan Pra PKKMB ini diikuti oleh 200 Orang Calon Mahasiswa Baru Politeknik Kaltara

 Kegiatan Seminar Nasional dan Pertemuan Ilmiah Asosiasi Pendidikan DiplomaFarmasi Indonesia ( APDFI
04 Sep 2023 IT Poltek

1 September 2023, Bertempat di Harris Hotel Bali, Kaprodi DIII Farmasi Politeknik Kaltara Bapak Faizal, S.Farm, M.Si menghadiri Kegiatan Seminar Nasional dan Pertemuan Ilmiah Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia ( APDFI ), dalam kesempatan itu juga dilaksanakan penandatanganan Mou antara Prodi DIII Farmasi dengan Prodi DII Farmasi yang menghadiri kegiatan tersebut.

5 Olahraga Pagi yang Cocok buat Pengidap Diabetes, Ampuh Turunkan Gula Darah
01 Sep 2023 IT Poltek

Berolahraga di pagi hari memberikan banyak manfaat positif untuk kesehatan. Mulai dari menurunkan berat badan, hingga mencegah risiko penyakit kronis.
Bagi pengidap diabetes, rutin berolahraga setiap pagi ternyata juga bisa membantu menurunkan kadar gula dalam darah loh! Sementara bagi orang dengan risiko diabetes, olahraga bisa membuat mereka terhindar dari penyakit tersebut.

Lantas, apa saja olahraga yang cocok dilakukan oleh pengidap diabetes? Dikutip dari Healthline, berikut ulasannya.

1. Jalan Cepat
Berolahraga tidak harus melakukan aktivitas yang berat. Bahkan berjalan cepat saja dapat memberikan dampak yang signifikan bagi kesehatan tubuh.
Studi menunjukkan berjalan cepat selama 30 menit lima kali dalam seminggu bisa membantu pengidap diabetes menurunkan tekanan darah tinggi, tingkat HbA1c, dan indeks masa tubuh (BMI).

2. Bersepeda
Kebanyakan, pengidap diabetes juga mengalami arthritis. Arthritis adalah peradangan pada sendi yang menimbulkan rasa nyeri dan kekakuan.
Kondisi ini membuat pengidap diabetes kesulitan sulit untuk bergerak. Jika Anda mengalami kondisi ini, maka salah satu olahraga terbaik yang bisa dilakukan adalah bersepeda.
Selain tidak memberikan banyak tekanan pada persendian, bersepeda juga bisa membantu Anda membakar kalori, mengurangi risiko obesitas, tekanan darah tinggi, dan kadar trigliserida.

3. Berenang
Selain bersepeda, berenang merupakan salah satu olahraga kardio yang tidak membebani persendian. Selain bisa membantu menurunkan kadar gula dalam darah, berenang juga bisa meningkatkan kapasitas paru-paru, memperkuat jantung, hingga membentuk otot tertentu tanpa harus berlatih terlalu keras.

4. Angkat Beban
Beraga studi membuktikan kalau latihan beban dapat mencegah risiko berbagai penyakit. Bagi pengidap diabetes, latihan beban bisa membantu meningkatkan kontrol gula darah, meningkatkan jumlah pembakaran kalori, hingga membentuk otot untuk memperkuat tubuh dan sendi.
Perlu diingat, latihan beban bisa menimbulkan cedera jika dilakukan sembarangan. Untuk itu, sebaiknya Anda bergabung dengan kelas khusus atau berlatih bersama instruktur profesional.

5. Yoga
Yoga ternyata memiliki banyak sekali manfaat bagi pengidap diabetes. Pertama, membantu mengontrol kadar gula dalam darah.
Kemudian, yoga juga bisa menurunkan tingkat kolesterol, tekanan darah tinggi, serta meningkatkan mood dan kualitas tidur.


3 Penyebab Tensi Naik di Pagi Hari dan Cara Mengatasinya
01 Sep 2023 IT Poltek

Hipertensi, juga dikenal sebagai tekanan darah tinggi, adalah kondisi umum yang memengaruhi arteri tubuh. Jika tidak serius diobati, hipertensi dapat menyebabkan beberapa komplikasi, seperti serangan jantung, stroke, gagal ginjal, dan retinopati hipertensi pada mata yang dapat menyebabkan kebutaan.
Tekanan darah bervariasi sepanjang harinya. Meskipun demikian, hipertensi sering kali meningkat sekitar waktu bangun tidur. Alhasil, ada istilah hipertensi pagi atau morning hypertension.

Hipertensi pagi adalah suatu kondisi yang ditandari dengan tingkat tekanan darah tinggi yang tidak normal dalam beberapa jam pertama setelah bangun tidur. Obat, kondisi kesehatan, dan faktor gaya hidup dapat menyebabkan tekanan yang sangat tinggi di pagi hari atau hipertensi pagi.

Dikutip detikcom dari beberapa sumber, berikut adalah fakta-fakta tentang hipertensi pagi.

Penyebab Hipertensi Pagi

1. Obat

Beberapa orang menggunakan obat anti-hipertensi untuk mengontrol tekanan darah mereka. Berdasarkan studi tahun 2018, hipertensi di pagi hari yang tidak terkendali dapat mengindikasikan adanya masalah dengan jenis atau dosis obat.

Hipertensi pagi yang disebabkan oleh obat dapat terjadi karena beberapa faktor, seperti:

- Mengonsumsi dosis obat yang terlalu rendah
- Mengonsumsi obat yang bekerja dalam jangka pendek atau menengah daripada obat yang bekerja dalam jangka panjang
- Mengonsumsi obat anti-hipertensi secara terpisah daripada kombinasi obat

2. Kondisi kesehatan

Kondisi kesehatan tertentu dapat meningkatkan risiko hipertensi pagi hari, seperti:
- Tekanan darah tinggi yang tidak diobati
- Kolesterol tinggi
- Penyakit kardiovaskular
- Apnea tidur obstruktif
- Diabetes
- Gangguan tiroid
- Sindrom Cushing
- Lupus
- Skleroderma
- Penyakit ginjal

3. Faktor gaya hidup

Faktor gaya hirup tertentu juga dapat meningkatkan risiko hipertensi, termasuk:
- Merokok
- Mengonsumsi alkohol berat
- Makan makanan tinggi garam dan lemak jenuh
- Kurang berolahraga

Risiko Kesehatan
Hipertensi pagi telah dikaitkan dengan peningkatan risiko serangan jantung, stroke, dan komplikasi kardiovaskular lainnya. Hal ini juga dapat menyebabkan kerusakan organ di otak, jantung, dan ginjal.

Gejala
Hipertensi pagi sering kali tidak menunjukkan gejala. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah secara teratur untuk mendeteksi perubahan tingkat tekanan darah.
Meskipun demikian, sebagian orang mungkin mengalami gejala seperti:
- Bercak darah di mata
- Wajah memerah
- Pusing

Diagnosis dan Pengobatan
Diagnosis hipertensi pagi biasanya bergantung pada pemeriksaan yang dilaporkan sendiri oleh pasien. Dokter dapat merekomendasikan tes pemantauan tekanan darah 24 jam untuk memastikan diagnosis.
Pengobatan hipertensi pagi dapat dilakukan dengan modifikasi gaya hidup, seperti diet sehat, olahraga teratur, manajemen stres, serta penyesuaian obat. Menjalani gaya hidup sehat dapat membantu mengendalikan hipertensi dan membantu menurunkan risiko komplikasi, seperti serangan jantung dan stroke.(osv/dkthlt)

Rapat Pemantapan Pelaksanaan PKKMB 2023
01 Sep 2023

Rapat Pemantapan Pelaksanaan PKKMB 2023

Bertempat di Ruang Rapat Politeknik Kaltara , 1/9 tengah diadakan Rapat Pemantapan Pelaksanaan PKKMB 2023 yang dihadiri oleh unsur Dosen, Tendik dan Perwakilan...

Rapat Pemantapan Pelaksanaan PKKMB 2023
01 Sep 2023 IT Poltek

Bertempat di Ruang Rapat Politeknik Kaltara , 1/9 tengah diadakan Rapat Pemantapan Pelaksanaan PKKMB 2023 yang dihadiri oleh unsur Dosen, Tendik dan Perwakilan Mahasiswa, Pelaksanaan PKKM 2023 Politeknik Kaltara rencananya akan diadakan tgl 4 - 6/9.