info@poltekkaltara.ac.id +628125406278 Jl. P. Lumpuran, Kampung 1 Skip, Tarakan Tengah, Kota Tarakan, Kalimantan Utara
Informasi Publik

Berita

Kumpulan artikel dan informasi terbaru Politeknik Kaltara yang disajikan lebih rapi, nyaman dibaca, dan mudah dijelajahi.

8 Buah yang Aman Dikonsumsi untuk Pengidap Asam Lambung
19 Sep 2024 IT Poltek

Mengkonsumsi buah setiap hari dapat membantu tubuh tetap sehat. Meski mengandung vitamin dan nutrisi tinggi, tetapi tak semua buah aman dikonsumsi bagi pengidap asam lambung.
Sedikit informasi, asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah gangguan pencernaan yang salah satunya dipicu oleh makanan. Maka dari itu, pengidapnya harus hati-hati dalam memilih makanan untuk dikonsumsi, termasuk buah-buahan. Buah yang mengandung kadar asam tinggi dianjurkan untuk tidak dikonsumsi bagi pengidap GERD. Lantas, apa saja buah yang aman dikonsumsi oleh pengidap asam lambung?

Buah yang Aman untuk Pengidap Asam Lambung
Ada sejumlah buah yang baik dikonsumsi untuk pengidap asam lambung. Mengutip situs Healthline dan Medical News Today, berikut daftar buahnya:
1. Pisang
Di daftar yang pertama ada pisang. Buah ini dipercaya dapat membantu mengatasi asam lambung naik. Sebab, pisang memiliki pH tinggi sehingga bersifat basa atau rendah asam. Buah yang bersifat basa dapat membantu menetralisir cairan asam di lambung dengan cara melindungi lapisan esofagus yang teriritasi. Lalu, pisang juga mengandung serat larut bernama pekting. Senyawa ini dapat membantu memproses makanan dengan baik di sistem pencernaan.

2. Pepaya
Pepaya merupakan salah satu buah yang banyak dikonsumsi masyarakat. Selain dapat melancarkan pencernaan, pepaya juga tergolong aman untuk dikonsumsi bagi pengidap asam lambung. Pepaya mengandung sejumlah zat penting dan kaya vitamin, seperti kalsium, protein, serat, magnesium, vitamin A, C, E, dan K. Buah ini juga mengandung enzim papain yang mampu menetralisir asam lambung sekaligus dapat meredakan maag.

3. Melon
Buah yang rasanya manis dan menyegarkan ini juga aman dikonsumsi bagi pengidap asam lambung. Sebab, melon mengandung kadar asam rendah serta tinggi kalium yang dapat menjaga keseimbangan pH dalam tubuh. Selain itu, melon juga mengandung antioksidan yang mampu mencegah peradangan serta menjaga kesehatan kardiovaskular.

4. Apel
Apel mengandung serat, kalium, dan magnesium yang diyakini dapat mengatasi gejala asam lambung naik. Akan tetapi, disarankan untuk mengkonsumsi apel merah karena rasanya cenderung lebih manis daripada apel hijau. Mengkonsumsi apel hijau dikhawatirkan dapat memicu asam lambung. Soalnya apel hijau rasanya cenderung asam sehingga bisa menyebabkan gejala GERD.

5. Alpukat
Buah untuk pengidap asam lambung berikutnya adalah alpukat. Buah ini biasanya diolah dengan cara dijus atau dicampur ke dalam sup buah. Alpukat termasuk buah yang rendah asam, sehingga terbilang aman dikonsumsi bagi pengidap acid reflux. Selain itu, alpukat juga kaya akan nutrisi lainnya, seperti serat, vitamin A, E, K, dan B6 yang baik untuk tubuh.

6. Kelapa
Kelapa merupakan salah satu buah yang mengandung pH tinggi. Jadi, kelapa memiliki tingkat asam rendah sehingga aman dikonsumsi bagi pengidap asam lambung. Kelapa juga mengandung kalium yang dapat membantu menyeimbangkan pH dalam tubuh. Selain itu, buah ini juga bisa menambah energi dan menyegarkan tubuh.

7. Buah Beri
Beberapa jenis buah beri seperti stroberi, blueberry, blackberry, dan raspberry memiliki tingkat asam yang rendah, sehingga baik dikonsumsi oleh pengidap GERD. Lalu, buah beri juga kaya antioksidan yang dapat mengurangi produksi cairan asam klorida di lambung, sehingga dapat mencegah asam lambung naik.

8. Persik
Daftar yang terakhir adalah buah persik atau dalam bahasa Inggris disebut peach. Kandungan asamnya yang rendah membuat persik aman dikonsumsi untuk pengidap asam lambung. Persik juga mengandung banyak nutrisi yang baik untuk tubuh, seperti zat besi, magnesium, vitamin A, C, B6, dan B12. Selain itu, persik juga memiliki serat tidak larut yang berfungsi untuk memperlancar sistem pencernaan dan meredakan gejala sembelit. Itu dia delapan buah yang aman dikonsumsi bagi pengidap asam lambung.

Semoga artikel ini bermanfaat!

(dtk).



4 Kebiasaan Sederhana yang Bikin Warga 'Blue Zone' Panjang Umur, Patut Ditiru
13 Sep 2024 IT Poltek

Masyarakat yang tinggal di wilayah 'blue zone' memang dikenal memiliki kehidupan sejahtera dan umur panjang. Salah satu rahasia mereka untuk bisa hidup sampai 100 tahun adalah gaya hidup yang sehat.
Dikutip dari CNBC Make It, penduduk blue zone diketahui tidak mengonsumsi produk-produk 'anti penuaan', umur panjang mereka didapat dari kebiasaan sehat yang dilakukan setiap hari.
Rutinitas penduduk blue zone ini telah dipelajari oleh Dan Buettner, seorang jurnalis dari Amerika Serikat selama puluhan tahun.
"Di zona biru, mereka berumur panjang karena mereka menanam makanan mereka sendiri, dan mereka hidup dekat dengan alam, dan mereka berjalan kaki ke rumah teman-teman mereka, dan mereka makan bersama keluarga mereka, dan mereka pergi ke gereja atau kuil pada hari Minggu atau mereka bersantai, mereka tahu tujuan hidup mereka," kata Buettner.
"Jalan mereka selama delapan hingga sepuluh tahun ke depan sangat menggembirakan. Itulah nilai jual yang sesungguhnya," sambungnya.



Berikut adalah 4 kebiasaan sehari-hari orang-orang dengan umur terpanjang di dunia yang bisa ditiru.
1. Bergerak Secara Aktif
Penduduk blue zone diketahui rutin melakukan aktivitas fisik setiap hari. Mereka melakukan kegiatan ringan seperti berkebun atau berjalan kaki ke rumah teman.
Orang-orang blue zone jarang bergantung pada hal-hal seperti bus atau mobil untuk bepergian dari satu tempat ke tempat lain.

2. Menyisihkan Waktu untuk 'Berhenti'
Meskipun dikenal sebagai penduduk yang aktif, orang-orang di blue zone selalu menyisihkan waktu untuk 'berhenti' sejenak dari aktivitas sehari-hari.
Buettner menemukan bahwa mereka biasanya beristirahat dan menghentikan kesibukan sejenak yang dapat membangkitkan kegembiraan dan menurunkan tingkat stres.

3. Memperhatikan Kebiasaan Makan
Di Okinawa, Jepang, penduduk mengikuti semboyan hara hachi bu yang berarti mereka berhenti makan saat perut mereka sudah terisi 80 persen.
Buettner menyarankan strategi berbasis bukti untuk mencegah makan berlebihan seperti menyingkirkan sekat dari dapur, makan bersama keluarga, berdoa atau bersyukur sebelum makan, dan menambah kalori di awal hari untuk makan lebih sedikit di malam hari.

4. Bersosialisasi
Penduduk blue zone juga dikenal sebagai masyarakat yang suka bersosialisasi. Praktik umum di antara komunitas ini adalah berkumpul dengan orang yang mereka cintai setiap hari. (dtk)

Kenapa Makanan Manis Bikin Gigi Bolong? Begini Penjelasan Dokter
13 Sep 2024 IT Poltek

Gigi berlubang merupakan salah satu masalah masalah pada gigi yang tidak boleh disepelekan. Salah satu penyebab gigi berlubang adalah kebiasaan mengonsumsi makanan manis.
Dokter gigi drg Joseph Gunawan, MBA, menjelaskan kebiasaan orang yang mengkonsumsi makanan atau minuman manis bisa merusak gigi. Dalam hal ini, produksi air liur berperan dalam menyebabkan gigi berlubang.

"Jadi, air liur itu akan membuat yang manis-manis terfermentasi menjadi asam. Sumber lubang gigi kita itu karena memang gigi kita terpapar dengan sesuatu yang asam yang merupakan hasil reaksi dari air liur dengan gula." jelas drg Joseph

Gigi berlubang merupakan salah satu masalah masalah pada gigi yang tidak boleh disepelekan. Salah satu penyebab gigi berlubang adalah kebiasaan mengonsumsi makanan manis.
Dokter gigi drg Joseph Gunawan, MBA, menjelaskan kebiasaan orang yang mengkonsumsi makanan atau minuman manis bisa merusak gigi. Dalam hal ini, produksi air liur berperan dalam menyebabkan gigi berlubang.

"Jadi, air liur itu akan membuat yang manis-manis terfermentasi menjadi asam. Sumber lubang gigi kita itu karena memang gigi kita terpapar dengan sesuatu yang asam yang merupakan hasil reaksi dari air liur dengan gula." jelas drg Joseph


Kebiasaan yang Bantu 'Ratakan' Perut Buncit, Nomor 2 Penting Dilakukan
20 Mei 2024 IT Poltek

Tidak hanya mengganggu penampilan dan menghambat aktivitas, perut buncit juga bisa memicu berbagai penyakit serius. Meratakan perut buncit memang bukan hal yang mudah dilakukan dan merupakan komitmen jangka panjang.
Terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan penumpukan lemak di area perut, seperti pola makan yang tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, dan stres. Namun, dengan mengadopsi gaya hidup yang seimbang dan mengikuti beberapa strategi alami, seseorang dapat membantu mengecilkan perut buncit secara efektif.
Dikutip dari situs Medical News Today, berikut 8 cara yang bisa dilakukan untuk mengecilkan perut buncit secara alami:

1. Konsumsi makanan berkalori rendah
Salah satu metode yang terbukti efektif untuk menghilangkan lemak tubuh adalah dengan mengontrol asupan kalori, yaitu dengan mengonsumsi jumlah kalori yang lebih sedikit daripada yang dibakar tubuh. Misalnya makan dengan kalori rendah, yaitu sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan putih telur.
Saat seseorang mengonsumsi lebih sedikit kalori daripada yang diperlukan oleh tubuh, ini menciptakan apa yang dikenal sebagai defisit kalori. Defisit kalori memaksa tubuh untuk menggunakan cadangan energi yang tersimpan, yang sering kali berasal dari lemak, untuk memenuhi kebutuhan energinya.
Dengan mempertahankan defisit kalori secara konsisten melalui kombinasi diet yang tepat dan aktivitas fisik yang teratur, seseorang dapat secara bertahap mengurangi lemak tubuh dan mencapai berat badan yang diinginkan.

2. Mengurangi minum-minuman manis
Mengonsumsi gula berlebihan dapat menjadi penyebab utama kenaikan berat badan, terutama di area perut. Gula, terutama yang terdapat dalam minuman manis, makanan olahan, dan camilan ringan, dapat dengan cepat meningkatkan asupan kalori tanpa memberikan rasa kenyang yang berkelanjutan.
Konsumsi gula yang berlebihan juga dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah dan insulin, yang akhirnya terdapat penyimpanan lemak di area perut. Selain itu, makanan tinggi gula sering kali rendah serat dan nutrisi penting lainnya, yang dapat mengarah pada kelebihan makanan

3. Kurangi konsumsi karbohidrat olahan
Makanan karbohidrat olahan seringkali memiliki nilai gizi yang rendah namun tinggi kalori. Ini karena proses pengolahan yang menghilangkan sebagian besar nutrisi alami dari bahan makanan tersebut sementara meningkatkan kandungan kalorinya.
Adapun contoh makanan karbohidrat olahan seperti roti putih, pasta putih, nasi putih, sereal yang diberi gula, kue-kue, kue kering, dan makanan ringan manis seperti permen dan keripik. Meskipun makanan ini dapat memberikan energi cepat karena tingginya kandungan karbohidrat sederhana, mereka seringkali rendah serat dan nutrisi penting lainnya.
Sebagai alternatif, disarankan untuk memilih makanan karbohidrat kompleks yang lebih sehat, seperti roti gandum utuh, beras merah, quinoa, buah, sayur, dan sereal berserat tinggi, yang memiliki nilai gizi yang lebih baik dan memberikan energi yang lebih stabil.

4. Konsumsi lebih banyak buah dan sayuran
Buah dan sayuran tidak hanya merupakan sumber karbohidrat kompleks, tetapi juga merupakan pilihan makanan rendah kalori yang sangat menyehatkan jika dibandingkan dengan karbohidrat olahan.
Selain itu, kandungan serat yang tinggi dalam buah dan sayuran merupakan aspek penting dari diet sehat. Serat membantu dalam mengontrol kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga dapat mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2.

5. Memilih makanan protein rendah lemak
Makanan protein rendah lemak dapat memberikan rasa kenyang yang berkelanjutan setelah makan dan mengurangi keinginan untuk makan camilan manis yang tinggi gula.
Beberapa makanan protein rendah lemak termasuk dada ayam tanpa kulit, ikan seperti salmon atau tuna, daging sapi tanpa lemak seperti sirloin atau tenderloin, serta produk susu rendah lemak seperti yogurt Greek atau tanpa gula tambahan.

6. Memilih makanan dengan lemak yang sehat
Dengan mengonsumsi lemak sehat, seseorang dapat membantu mengurangi lemak tubuh secara keseluruhan. Lemak sehat adalah bagian penting dari diet yang seimbang dan dapat membantu menjaga kesehatan jantung, meningkatkan penyerapan nutrisi, dan memberikan rasa kenyang yang lebih lama.
Beberapa contoh makanan tinggi lemak yang menyehatkan termasuk alpukat, kacang-kacangan dan biji-bijian seperti almond, kenari, dan biji chia, ikan berlemak seperti salmon, sarden, dan trout, minyak zaitun extra virgin, serta telur dan yogurt Greek rendah lemak.

7. Rajin berolahraga
Olahraga merupakan salah satu cara yang efektif untuk membakar lemak tubuh secara menyeluruh, termasuk di sekitar perut. Ada beberapa jenis olahraga yang dikenal dapat membakar lemak perut secara efektif. Contohnya termasuk kardio, seperti berlari, bersepeda, atau berenang, yang membantu meningkatkan denyut jantung dan membakar kalori dengan cepat.
Selain itu, latihan kekuatan atau resistance training juga penting, seperti angkat beban atau melakukan latihan body weight, karena membantu membangun otot dan meningkatkan metabolisme tubuh dalam jangka panjang.

8. Meningkatkan aktivitas fisik
Meningkatkan tingkat aktivitas sepanjang hari merupakan strategi yang efektif untuk membantu membakar kalori dalam tubuh. Aktivitas fisik, baik itu berjalan kaki, bersepeda, atau melakukan latihan kekuatan, dapat meningkatkan metabolisme dan membantu tubuh membakar lebih banyak energi.

Selain itu, semakin aktif seseorang sepanjang hari, semakin besar pula kontribusi mereka terhadap defisit kalori yang diperlukan untuk penurunan berat badan. Dengan memperhatikan tingkat aktivitas sehari-hari dan berusaha untuk meningkatkannya, seseorang dapat mempercepat proses pembakaran kalori dan mencapai tujuan kesehatan dan kebugaran mereka. (detik/health)


UJIAN AKHIR PROGRAM ( UAP ) PRODI FARMASI
24 Apr 2024

UJIAN AKHIR PROGRAM ( UAP ) PRODI FARMASI

Bertempat di Ruang Ujian Politeknik Kaltara tengah diadakan Ujian Akhir Program ( UAP ) bagi Mahasiswa Tingkat 3 Prodi Farmasi , kegiatan ini rencananya akan...

UJIAN AKHIR PROGRAM ( UAP ) PRODI FARMASI
24 Apr 2024 IT Poltek

Bertempat di Ruang Ujian Politeknik Kaltara tengah diadakan Ujian Akhir Program ( UAP ) bagi Mahasiswa Tingkat 3 Prodi Farmasi , kegiatan ini rencananya akan berlangsung selama 2 hari mulai tanggal 24 April hingga 25 April 2024

Dosen dan Tendik Teladan Periode Januari 2024
12 Feb 2024 IT Poltek

.